Review Film The Third Man (1949)
The Third Man (1949)
Directed by Carol Reed
Sinopsis :
Pasca Perang Dunia 2, Holly Martins seorang penulis buku Amerika datang ke di Wina, Austria tanpa uang karena diundang sahabat masa kecilnya yaitu Harry Lime. Saat baru datang, Holly Martins mengetahui bahwa sahabatnya itu baru saja meninggal dan akan dikubur. Martins menduga adanya konspirasi setelah mengetahui adanya "orang ketiga" yang hadir pada saat kecelakaan Harry. Saat menyelidiki kematian Harry, Martins mulai jatuh cinta pada kekasih Harry, Anna.
Ulasan :
Ceritanya seru, aktingnya bagus, shotnya cakep, scoringnya asik, dan yang paling cihuy setting lokasinya yang pas banget!
Cerita berlokasi di kota Wina, Austria (1948). Kota yang baru hancur setelah PD 2, baik fisik bangunan maupun mental dari penduduk kota. Dari lokasi dan waktu ini saja sudah membuat suasana kelabu yang cocok banget untuk jadi film-noir.
Tapi apa bener Harry Limes itu kecelakaan murni? Apa dia sengaja dibunuh? Ah banyak kejanggalan yang akhirnya bikin Holly Martins ngebet nyelidikin kasus kematian sahabatnya itu, walaupun terkendala bahasa si Holly terus ngebet nyari tau kebenaran (tipikal orang Amerika banget haha).
Adegan berkesan menurutku:
1. Entrance scene si Orson Welles yang bikin kaget (baru muncul di pertengahan film)
2. Adegan Orson Welles ngasih kultum di bianglala
3. Kucing-kucingan di sewer bawah tanah yang intens banget
4. Adegan terakhir, the long take.
Ini klasik banget.

Comments
Post a Comment